Kesalahan First Jobber Terhadap Pendapatan Pertama

Kesalahan First Jobber Terhadap Pendapatan Pertama

Memasuki usia 20 an membuat diri Anda telah banyak melalui beberapa perubahan, sebelumnya menjalani kehidupan remaja dan harus menghadapi masa awal dewasa. Pada umur inilah Anda juga telah berencana mendapatkan pekerjaan dan menerima pendapatan setiap bulannya, sehingga semuanya harus mandiri dan tidak dijatah oleh orang tua. 

Bagian ini tentunya membuat banyak orang merasakan kesenangan, karena merasa telah bebas dan bisa memanfaatkan pemasukan yang diterima tersebut. Sehingga terkadang membuat banyak First Jobber terjebak dan tidak bisa mengaturnya. Tentunya bagian ini harus Anda lihat dan pahami, sehingga jangan sampai terjebak. 

Bagian ini harus benar-benar Anda lihat dan pahami secara menyeluruh, karena apabila Anda lalai akan ada banyak kerugian yang akan didapatkan. Untuk mencegah euforia berlebihan, jangan sampai Anda terlena, terutama masalah keuangan yang sering didapatkan oleh first jobber. Nah, apa saja itu? Simak yuk selengkapnya. 

Kasus First Jobber

1. Tidak Ada Tujuan Keuangan 

Paling sering ditemui oleh anak mudah yang pertama kali bekerja dan mendapatkan pemasukan adalah tidak adanya tujuan keuangan yang ada. Hal ini banyak didapatkan dan ditemui dalam masyarakat, sehingga tidak heran uang yang dimiliki habis begitu saja dan tidak ada tabungan sama sekali yang membuat banyak kerugian kemudian hari. 

Untuk itulah, perlu untuk digaris bawahi bahwa perlu untuk memiliki tujuan keuangan yang jelas dan lengkap, sehingga dasar keuangan yang didapatkan membuat Anda akan mendapatkan perencanaan kedepan yang lebih matang dan tidak sembarangan. Bagian ini mulai harus Anda pahami dan terapkan agar tidak salah langkah kedepannya. 

Selain itu juga, tidak ada kerugian yang didapatkan ketika Anda sudah mempersiapkan dan mempunyai tujuan terhadap keuangan yang didapatkan. Bagian inilah yang akan membuat Anda bisa jauh lebih bijak, terutama masalah keuangan. Misalnya, mempersiapkan keuangan untuk menikah, pendidikan, atau dana-dana masa depan nantinya. 

2. Tidak Memiliki Dana Darurat

Hal paling banyak terjadi dalam masyarakat, terutama anak muda yang baru bekerja atau menjadi first jobber adalah tidak memiliki dana darurat. Bagian ini sebenarnya sangat penting untuk dipersiapkan, supaya Anda tidak salah langkah dan bisa menghadapi beberapa resiko yang terjadi kemudian hari nantinya. 

Apalagi jika Anda bekerja dan masih belum mempunyai kedudukan penting, maka bisa saja langsung di PHK atau perusahaan Anda bekerja mengalami bangkrut. Jika Anda tidak memiliki dana darurat, maka bagian ini akan membuat Anda akan kesulitan untuk bertahan kemudian hari nantinya, sehingga penting sekali mempersiapkan dana darurat. 

Dalam perencanaan keuangan, dana darurat termasuk dalam bagian yang paling penting atau menjadi pondasi utama, sehingga sebelum Anda mempunyai impian mengenai rancangan kedepan, maka persiapkan dana darurat terlebih dahulu. Pertimbangan saja, apabila Anda belum menikah, maka persiapkan dana darurat 6 kali dari pengeluaran bulanan. 

Perhitungkan semuanya secara terperinci dan jangan sampai Anda menganggap semuanya remeh, karena kebutuhan dan nasib kedepan tidak ada yang pernah tahu. Oleh karena itu, persiapan itu sangat penting dan harus benar-benar dipertimbangkan. 

Kesalahan First Jobber Terhadap Pendapatan Pertama

3. Suka Berhutang 

Kemudahan untuk mengajukan pinjaman uang membuat banyak anak muda terjebak dan melakukan kesalahan fatal tersebut. Ada banyak anggapan apabila mengajukan utang akan membuat seseorang lebih semangat dalam bekerja, padahal tindakan tersebut hanya merugikan dan harus segera Anda ganti cara pandang seperti itu. 

Utang memang memberikan kemudahan, namun itu hanya bagian awalnya saja. Nantinya hutang akan menjebak dan membuat diri Anda mengalami banyak permasalahan, sehingga perlu antisipasi dan pahami secara menyeluruh. Apalagi jika Anda sering memanfaatkan utang untuk kebutuhan konsumtif, tentunya ini benar-benar merugikan. 

Segera menghindari hutang, karena tindakan ini hanya akan memberikan banyak kerugian dan perlu untuk diperhatikan lebih luas. 

4. Tidak Mempunyai Asuransi

Untuk anak muda yang baru bekerja, maka beranggapan apabila asuransi kesehatan tidak begitu penting dan merasa kondisi tubuhnya sedang baik-baik saja. Padahal, bagian ini harus menjadi prioritas utama yang mulai harus Anda perhatikan, karena resiko terhadap sakit akan terjadi kepada siapapun dan kapanpun itu. 

Untuk itulah, penting sekali Anda harus benar-benar bisa mempersiapkannya dan harus memperhatikan semuanya dengan jelas agar tidak salah langkah. Jangan sampai Anda tidak mempunyai asuransi dan abai akan tindakan tersebut. 

5. Anggapan Pensiun Masih Lama

Mungkin Anda akan beranggapan masa pensiun masih lama dan belum menjadi tujuan utama dari penghasilan tersebut. Perlu untuk dipahami bersama-sama, apabila pensiun itu adalah Anda tidak memiliki pemasukan dan harus memenuhi berbagai kebutuhan pengeluaran yang ada, sehingga tidak perlu masa tua untuk mempersiapkannya. 

Lakukan investasi itu secara menyeluruh, karena semuanya akan memberikan banyak keuntungan yang didapatkan kedepannya. 

Itulah beberapa kesalahan keuangan yang didapatkan oleh kebanyakan first jobber, pastikan Anda tidak terjebak dan bisa memanfaatkan pendapatan secara bijak.